Tentang data
Sumber data & metode
Data cuaca
Prakiraan berasal dari MET Norway Locationforecast 2.0 (Norwegian Meteorological Institute), dilisensikan CC BY 4.0. Untuk setiap gunung kami meminta prakiraan pada koordinat puncak dengan parameter ketinggian puncak, sehingga suhu disesuaikan ke ketinggian tersebut. Data diambil otomatis setiap 3 jam, mengikuti aturan cache dari MET Norway (header Expires/If-Modified-Since).
Keterbatasan: untuk Indonesia, MET Norway memakai model global (ECMWF). Angin dan hujan mewakili sel grid model, bukan titik puncak yang tepat; angin di puncak yang terbuka bisa lebih kencang. Data hembusan angin (gust) tidak tersedia dari model global, jadi tidak ditampilkan. Prakiraan beberapa hari ke depan tersedia per 6 jam sehingga kurang rinci.
Suhu terasa
Kami menghitung suhu terasa dengan rumus wind chill (Environment Canada/NWS) memakai suhu yang sudah disesuaikan ketinggian dan kecepatan angin model, untuk suhu ≤ 10 °C dan angin > 4,8 km/j. Di luar kondisi itu, suhu terasa sama dengan suhu udara.
Penilaian kondisi pendakian
Setiap hari dinilai dengan aturan sederhana berikut, berdasarkan nilai harian di puncak:
- Buruk jika salah satu: angin maksimum ≥ 50 km/j, total hujan ≥ 20 mm, ada simbol badai petir, atau suhu terasa terendah ≤ −10 °C.
- Waspada jika salah satu: angin maksimum 30–49 km/j, hujan 5–19,9 mm, atau suhu terasa terendah ≤ 0 °C.
- Baik jika tidak memenuhi kriteria di atas.
Penilaian ini hanya tentang cuaca model. Ia tidak memperhitungkan status gunung api, penutupan jalur, kondisi fisik pendaki, atau kesulitan teknis.
Skor peringkat (akhir pekan & wilayah)
Untuk mengurutkan gunung, kami memakai skor: hujan (mm) + 0,5 × max(0, angin maks − 15) + 25 jika ada sinyal petir + 0,05 × rata-rata tutupan awan (%) + 0,3 × max(0, −suhu terasa terendah). Skor lebih rendah berarti cuaca lebih bersahabat.
Terbit & terbenam matahari
Dihitung dengan algoritma astronomi standar (horizon −0,833°) untuk koordinat puncak. Dari puncak, matahari dapat terlihat beberapa menit lebih awal. Peluang sunrise cerah memakai tutupan awan total model pada jam terdekat dengan matahari terbit.
Data gunung
Nama, ketinggian dan koordinat 113 gunung diambil dari Wikidata (CC0) dan titik puncak OpenStreetMap (© kontributor OpenStreetMap, ODbL). Provinsi diturunkan dari koordinat puncak melalui geocoder Nominatim, sehingga gunung di perbatasan bisa tercatat di salah satu provinsi saja. Sumber setiap gunung tercantum di halamannya.
Kelas ketinggian (A < 1.500, B 1.500–2.499, C 2.500–3.499, D ≥ 3.500 mdpl) murni berdasarkan ketinggian puncak dan bukan tingkat kesulitan jalur. Tingkat kesulitan hanya kami tampilkan jika ada sumber terverifikasi; data jalur berasal dari OpenStreetMap (lihat di bawah); selain itu tertulis "belum ada data terverifikasi".
Verifikasi ketinggian & koordinat
Untuk setiap gunung kami membandingkan ketinggian dari Wikidata, Wikipedia bahasa Indonesia dan Inggris, tag ele OpenStreetMap, serta nilai tertinggi model elevasi Copernicus GLO-30 di sekitar puncak. Bila sumber berbeda lebih dari 20 m, kami memilih nilai yang didukung minimal dua sumber independen dan konsisten dengan DEM (DEM 30 m cenderung sedikit lebih rendah dari puncak yang runcing, tetapi puncak sebenarnya tidak mungkin jauh di bawah DEM). Nilai alternatif ditampilkan di halaman gunung. Bila koordinat sumber ternyata menunjuk kawah atau titik lain, kami menggeser titik ke sel DEM tertinggi dalam radius 3 km dan mencatatnya di halaman gunung.
Jalur pendakian (estimasi dari data OSM)
Kartu jalur dibuat dari relasi route=hiking OpenStreetMap yang ujungnya berada dalam 500 m dari puncak. Geometri dirangkai sesuai urutan anggota relasi, dipadatkan tiap 25 m, lalu diberi elevasi dari Copernicus GLO-30 (dihaluskan rata-rata bergerak 5 titik). Statistik dihitung dari ujung rute yang lebih rendah sampai titik tertinggi rute.
- Tobler: kecepatan = 6 × e−3,5 × |kemiringan + 0,05| km/j, dihitung per segmen ± 100 m (kemiringan dibatasi ±100%).
- Naismith: 5 km/j + 1 jam per 600 m naik.
Keduanya adalah waktu gerak murni tanpa istirahat, tanpa beban carrier dan tanpa bermalam, sehingga waktu nyata biasanya jauh lebih lama. Titik awal rute OSM belum tentu sama dengan basecamp atau pos registrasi resmi. Prakiraan cuaca titik awal jalur diminta pada koordinat dan ketinggian DEM titik tersebut. Dataset turunan tersedia di /gunung/data/trails.json di bawah lisensi ODbL 1.0.
Gunung kecil tersembunyi
Halaman gunung kecil tersembunyi memuat gunung yang kami tambahkan dengan aturan tertulis: puncak di bawah 2.000 mdpl; ada rute pendakian atau titik awal pendakian yang dipetakan di OpenStreetMap; ketinggian dicek silang (tag OSM, Wikidata, DEM Copernicus); dan "jarang dibahas" berarti tidak punya artikel Wikipedia bahasa Indonesia atau artikelnya rata-rata dilihat kurang dari 200 kali per bulan (Oktober 2025–September 2026, Wikimedia Pageviews API). Alasan "cocok untuk pemula" hanya berupa angka (ketinggian, jarak, total naik, estimasi waktu), bukan penilaian subjektif.
SIMAKSI, kuota & kontak resmi
Setiap gunung masuk salah satu dari tiga kategori, masing-masing dengan tanggal terakhir dicek:
- Data langsung: angka diambil otomatis paling sering sekali per jam dari situs resmi yang robots.txt-nya mengizinkan. Bila pengambilan gagal, kami menampilkan data terakhir yang berhasil beserta waktunya dan peringatan "data mungkin tidak terbaru".
- Booking resmi online: kami menautkan sistem booking/kuota resmi tanpa menyalin angkanya (misalnya karena robots.txt melarang akses otomatis atau situs tidak bisa diakses dari server kami).
- Tidak ada data online: belum ada sumber resmi yang bisa diverifikasi; tanyakan ke basecamp.
Status buka/tutup jalur tidak pernah kami simpulkan sendiri: halaman selalu mengarahkan ke pengumuman resmi pengelola. Kontak yang ditampilkan hanya kontak institusi yang dipublikasikan oleh pengelola atau situs pemerintah, bukan nomor pribadi. Semua tautan resmi diperiksa otomatis setiap bulan dan ditandai bila gagal dibuka. Status gunung api tidak diambil otomatis dari MAGMA Indonesia karena robots.txt situs tersebut melarangnya; kami hanya menautkannya. Kami tidak memakai data dari situs agregator pendakian pihak ketiga.
Atribusi
- Data cuaca: MET Norway, CC BY 4.0 — diolah (diagregasi harian, dihitung suhu terasa dan penilaian).
- Data gunung: Wikidata (CC0); Wikipedia (CC BY-SA) untuk pembanding ketinggian; © kontributor OpenStreetMap (ODbL).
- Elevasi: Copernicus GLO-30 DEM — © DLR e.V. 2010–2014 dan © Airbus Defence and Space GmbH 2014–2018, disediakan di bawah COPERNICUS oleh Uni Eropa dan ESA; semua hak dilindungi.
- Jumlah pendaki Rinjani: situs resmi Balai TN Gunung Rinjani (rinjaninationalpark.id).
Disclaimer
Penting: prakiraan di situs ini adalah keluaran model numerik (MET Norway) yang diolah otomatis, bukan peringatan resmi BMKG dan bukan status gunung api. Selalu cek BMKG, status aktivitas di MAGMA Indonesia (PVMBG), serta pengumuman buka/tutup jalur dari pengelola taman nasional atau basecamp sebelum mendaki.
Ada data yang keliru? Kirim email ke [email protected].